Home » » TAFAKKUR FII KHOLQILLAAH

TAFAKKUR FII KHOLQILLAAH

Written By NurulHuda on Selasa, 14 Mei 2013 | Selasa, Mei 14, 2013




Tubuh jasmani ini (daging, tulang, air) sesungguhnya hanya-lah merupakan kuburan bagi tubuh ruuhani kita. Dan, di dalam kuburan ini-lah kita harus sudah mulai dapat menjawab pertanyaan "Man Robbu-ka??" (Siapa Tuhan-mu??)

selama tubuh jasmani ini masih di hidupkan di dunia sekarang ini. Tubuh jasmani ini merupakan alat latihan sekaligus alat penetapan iman yang mana nantinya akan berlanjut kepada tahapan pembiasaan lisan jasmani (lidah) dan lisan ruuhani (Qolbu) untuk menjawab pertanyaan di 'alam kubur sebenarnya. Ketika, tubuh jasmani ini sudah hilang dari kita (sudah jadi mayyit), sementara, ruuhani kita masih dalam keadaan bilaadah (bodoh akan 'ilmu zhohir) dan Jahiliyyah (bodoh dalam 'ilmu tauhiidullaah), maka, untuk mendapatkan kembali tubuh jasmani ini adalah merupakan hal yang tidak mungkin atau mustahil. ketika, kita kehilangan tubuh jasmani ini, maka, ruuhani kita akan berteriak dan memohon kepada Allaah SWT dengan teriakan dan permohonan yang teramat sangat memilukan, seperti yang di gambarkan di dalam Al-Qur'an : "Dan (alangkah ngerinya), jika, sekiranya kamu melihat ketika orang-orang yang berdosa itu menundukkan kepalanya di hadapan Tuhannya, (mereka berkata) : "Wahai Tuhan kami, kami telah melihat (hari ba'ats yang telah kami ingkari) dan mendengar (dari kebenaran para rasul MU), maka, kembalikan-lah kami (ke alam dunia), (tentu) kami akan mengerjakan 'amal sholih, sesungguhnya kami (sekarang) adalah orang-orang yang yaqiin". (Q.S. As-Sajadah : 12).
Sungguh, ayat di atas memberi gambaran (i'tibaar) bagaimana para ruuh yang telah kehilangan baju jasmaninya, yang telah kehilangan tubuh jasmaninya untuk mengantarkan ruuh tersebut kepada Sang Maha Sumbernya Ruuh, yaitu, Dzaatullaah 'Azza wa Jalla.

InsyaAllaah, semoga kita selalu tergolong orang-orang yang ber'amal sholih. Amiin.
Share this article :

0 komentar :

Posting Komentar

SEMUA TULISAN / ARTIKEL DALAM BLOG INI HANYA SEBAGAI BAHAN PELAJARAN ( IHTIBAR ) KARENA ORANG PINTAR ADALAH ORANG YANG MERASA DIRINYA BODOH SEHINGGA TIDAK BERHENTI MEMBACA DAN BELAJAR
 

Copyright © 2014 Nurulhuda Gorontalo - All Rights Reserved

Design By @OnaldBau